Minggu

Perutku terasa sangat berat seperti ada beban diatasnya, tubuhku yang hangat seperti dipeluk oleh seseorang enggan rasanya untuk bangun tapi entah kenapa dileher seperti ada hembusan angin terus menerus dan membuatku harus memeriksanya. Kutarik nafas panjang untuk mengumpulkan energi yang tercecer perlahan aku membuka mata.

Aaaaarrrrgghhh….

Plaaaaakkkk….

Aku sangat terkejut dan langsung duduk terengah-engah.

“kenapa? Pagi-pagi udah ribut aja” terdengar suara parau yang setengah bangun.

“ka adil kenapa tidur dikamar ku?”

“wajar kan kalau aku tidur disini, semua pasangan yang udah nikah kan emang gitu?” Duduk dengan mengelus rambutku

Aku masih enggak mengerti apa yang dimaksud olehnya memikirkan hari kemarin apa yang telah terjadi dan tidak ada satu ingatan pun yang berhasil kuingat.

Sementara ka adil melihatku yang bengong dia mendekatkan wajahnya kewajahku dan menempelkan bibirnya ke bibirku dan sontak aku langsung terkejut dan mendorong tubuhnya hingga jauh dariku dan aku langsung berdiri didekat tempat tidur hendak kekamar mandi. Belum sempat melangkah tanganku ditarik dan tubuhku jatuh dipelukannya dan hendak menciumku lagi.

Kriiiiinnggg… Kriiiiinnggg!!”

Suara itu mengejutkanku dan aku langsung bangun dan memeriksa sekitarku dan mencubit pipiku.

Fyuuuuhh, ternyata cuman mimpi. Huuuuuuffffttt…. Mengelus dada dan menghembuskan nafas yang panjang. Karena terlalu bahagia itu cuma mimpi aku loncat-loncat diatas kasur.

Brruuuuuukkk..

Aauuuww…

Sakiiiit..

Aku mengernyitkan dahi dan langsung keluar.

Hari Minggu yang menggebu semangat dan membuat ku terus tersenyum dipagi yang kelabu ini dan cucian yang sedang menanti, sapu yang terus mengawaiku sementara air dalam panci yang terus berirama kaki kananku melangkah menuju kulkas dan membukanya disambut senyum oleh ikan yang siap untuk disantap.

Bagiku setiap hari tetaplah sama tidak ada yang istimewa.

Minggu ini sangatlah tidak bersahabat kemana mentari yang indah? Kemana perginya langit biru yang terang? yang kulihat hanyalah awan yang menakutkan, hitam, menggumpal dan mengeluarkan guntur seakan-akan terjadi badai besar.

Aku suka hujan, hujan membawakan ingatanku tentang dia yang pernah menjadi raja di hatiku. Berjalan dibawah hujan yang lembut dan berlari-lari bersamanya itu sangat menyenangkan dan merasakan ketenangan seperti bersatu dengan hujan.

Tapi tidak untuk hujan kali ini. Butiran air yang jatuh itu sangat mengerikan bahkan angin yang begitu kencang dan cucian yang mulai bau asem dan badan pun bau asem karena enggak jadi mandi sekarang cacing diperut mulai demo minta makan tapi kaki yang enggan untuk melangkah dan akhirnya meringkuk disudut kamar.

Tok tok tok

Tok tok tok

Aku membuka mata dan melihat jam ternyata sudah jam 3 sore hujan pun sudah reda.

Tok tok tok

Aku tersadar aku terbangun karena ada yang mengetuk pintu luar dan bergegas aku melangkah dan membukanya.

“ka adil??”

“ini ada mie ayam tadi pas beli kelebihan mie ayamnya jadi daripada mubazir mending kamu makan kan kamu suka mie ayam😁”

“ooh, iya makasih yah”

“iya, kalau gitu aku pulang dulu yah, daaah”

“daaah”

Setelah ka adil pulang aku menyiapkan mie ayam dan masuk kekamar, membuka laptop dan mulai nonton film IT 2 si badut pembunuh itu.

Tegang….

Sambil menyuap mie ayam yang pedas dan tiba-tiba saja

Aaaaarrrrgghhh….

Badut muncul tiba-tiba dan mie ayam tumpah.

Duuuh sial banget sih hari ini, udah cucian bau asem, belum mandi ditambah mie ayam tumpah dan harus nyuci selimut yang kena mie ayam ditambah boneka buaya ku juga ikutan makan dan hari ini enggak ada panas, huuuuuuffffttt…

Menyebalkan.

Minggu…

Minggu…

Kenapa setiap Minggu itu membosankan bagiku😣

Bagaimana dengan Minggu kalian?

~“

Ee tak terangkanlah

Langit yang biru, biru yang terang dan awan putih yang terlihat seperti lukisan yang melayang diudara.

Ketika saat berada pada titik terlemah, hari yang hanya inginkan diam lalu rebahan dan tak ingin melakukan apapun bahkan makan pun terasa enggan.

Titik dimana hati mulai lelah untuk segalanya.

Memikirkan hal yang rancu, bahkan hidup mulai tak berarti.

Belajar sabar itu susah, tapi lebih susah move on sih🤣 susah bukan berarti tidak bisa, dari susahlah ujian sabar itu dimulai, bener engga sih? Bei de weii, pas kalian lagi ngadepin yang namanya ujian pasti bermacam tipe nerves yah.

Apalagi ujian sabar.🤨

Sekarang lagi musim Corona dan banyak yang bikin status until tomorrow until tomorrow, tapi aku lebih suka until the end with you.

Mengetik hingga panjang lebar dan tak berarti itu selalu berakhir dengan delete.

Maunya belajar untuk menulis dan sembarang menulis setidaknya patut dibaca. Tapi semakin jauh hari tulisan semakin buruk dan tak berarti.

Step by step, menyusun rencana. Belajar untuk membuat karya tulisan yang enak dibaca untuk pembaca, tapi nyatanya dibaca sendiri pun mata terasa sakit.

Bagiku, memperbaiki tulisan itu susah daripada memperbaiki sikap.

So bradeeerr,,, hari ini aku sangat merindukan seseorang. Seseorang yang pernah ku hinggapi sebuah harapan kecil dimana disana aku sangat bahagia meski dengan satu kalimat darinya.

Duuuh sumpah deh yaah, dari awal tulisan di dailytikus sangat absurd bahkan penulisnya lebih absurd 😁

So bradeerr, sampai jumpa di next dailytikus yaah.. oh yah, jangan kapok yaahh mampir terus diblog yang super absurd ini…

Babaaay…

_-

Ngarep Tresno

Ayamnya ngarep tresno

Hai Maret,

Aku selalu berharap orang itu mengingat ku dibulan ini setidaknya seperti petir yang datang.

Aku selalu berdoa agar orang itu mengatakan sesuatu dibulan ini.

Maret? Apakah sesulit itu.

_-

Enggak apa-apa.

Sekarang aku tau, bahwa harapan itu hanyalah sebuah harapan dari harapan kecil untuk tidak diketahui.

Enggak apa-apa.

Cukup dengan tenang menghadapinya, suatu saat pasti akan menghilang kesedihan itu. Dan tak perlu menahan rasa sakit untuk menunggu yang tidak pasti-_

Enggak apa-apa.

Hidup memang harus sakit, bangkit, berjuang, lalu tersenyum lah.

Enggak apa-apa.

Sekarang kamu akan mulai terbiasa dengan semuanya. Tinggalkanlah masa lalu dan melangkah kedepan menuju kebahagiaan tidak perlu kamu menengok kebelakang.

Kamu harus tau, hidup sangatlah sederhana ketika bisa memahami dan mengerti.

Itu semua hanya tulisan lalu dibaca doang lalu sok bijak, yah itulah aku.

Tresno=cinta

Udah belajar untuk menulis kata-kata bijak tapi tetep aja ngawur dan gak tau arah itu sangat menyedihkan bukan? Dan hal yang paling menyedihkan adalah soal percintaan yang tak kunjung henti 😥

Saat berada pada gejolak cinta kadang ada yang beruntung bahkan buntung. Dalam nasib percintaan mudaku aku selalu buntung. Bulshiiiit dah jujur amat yak.

Asal kalian tau, aku punya kaca dirumah terus aku ngaca nih kalo dilihat dari segi kaca tampangnya enggak jelek amat sih, tapi herannya selalu gatot dalam hal yang satu ini. Why?

Yaudah lah yauw.. kadang harus pasrah.

Aku belum pernah sih, ketemu sama orang yang kaya diriku:D bakalan kocak abis deh kalo sampe ketemu terus cerita🤔

Emang agak sadis yah. Bai de wei, aku punya solusi nih buat kalian yang bernasib sama, saat aku lagi buntung kadang aku suka makan kerupuk sambil nonton Drakor yang sedih terus ikutan nangis deh. Selain itu, aku kadang menyibukkan diri kaya ngerjain semua soal sampe puyeng nanti kan kecapean terus ketiduran 😁 adalagi nih makan yang panas terus pedes sampe bibir rasa mau copot🤣 banyak sih yah kadang aku nulis apapun yang ada di hati, yah kaya gini curhatnya. Tapi yang sering aku lakuin adalah makan kerupuk sih sama sosis.

Satu hal yang harus diingat saat kita jatuh cinta terus orang itu cuman PHP. Itu sebenarnya bukan php cuman dia terlalu baik kepada kita terus kitanya ngarep🤣

Itulah yang dinamakan ngarep tresno.

_–

Senandung Harapan

Rasa yang semakin memuncak untuk menanggalkan semuanya dan suasana yang tidak inginkan itu terjadi.

Lelah, capek, letih apa kalian saudara? Ingin teriak sampe serak. Dikira orang nanti kesurupan:v

Berpikir untuk menyudahi tapi tak sanggup untuk kehilangan.

Mencoba untuk tetap bertahan dengan keadaan yang sungguh tidak adil.

Ingin lari dari kenyataan tapi nyatanya tidak bisa.

~

Diujung penantian yang semakin gelisah, diujung penantian yang akan ada kekecewaan, diujung penantian ada harapan kecil untuk percaya dan bersabar, diujung penantian kadangkala waktu semakin mencaci tak karuan

Kadang ketika memikirkan hidup, semuanya mengacu pada penantian.

Penantian untuk hidup, hidup untuk penantian. Benar bukan?

Ada kalanya hidup terlalu lucu untuk dipikirkan, bahkan hidup terlalu rumit untuk dijalani.

Hiduplah dengan apa adanya, menjadi diri sendiri mencari kebahagiaan sendiri tak perlu ikut campur dengan kebahagiaan dan kesedihan orang lain.

Sulit. Iya awalnya juga sulit tapi kalau udah terbiasa pasti akan menyenangkan bahkan lebih bahagia.

Untuk saat ini, kebahagiaanku adalah menanti dia tumbuh dengan subur dan memekarkan bunga yang indah. Bunganya sangat cantik hampir mirip seperti bunga sakura, menunggu tumbuhnya mungkin perlu waktu cukup lama. Tapi itulah harapan kecil ku yang kunantikan.

Bay dee weei, kalian pasti langsung jatuh cinta deh kalo liyat bunganya,,,

Eemm, penasaran nih?

Bentar yah,,

Taaa~daaa…


😍😍😍 cantiiik yaah,

Nguji kamera dibawah senja yang kelabu

Hmmmm lumayan juga.

_–

Hilangnya senja 2

Kehidupan.

Beberapa dari kita pasti terlihat baik-baik saja padahal sudah rasanya ingin lari saja. Kadang terlihat sangat damai padahal berantakan setengah mati dan hati pun tak terkendali. Hidup enggak seru katanya kalo enggak ada yang namanya tersakiti, orang-orang hanya melihat kesuksesan mu saja tidak perduli betapa keras dan sakitnya menuju puncak teratas.

Suatu saat, kita akan berhadapan pada titik dimana semua usaha seolah akan sia-sia, titik yang akan memojokkan hati dan pikiran sehingga tak bisa berbuat apa-apa, titik dimana waktu tak lagi memberikan kesempatan, bahkan sabar pun tidak berguna.

Semua itu bukan berarti kita kurang berjuang, kurang berhati-hati atau tentang memilih waktu yang salah.

Hanyalah tentang waktu, yang inginkan kamu istirahat dan menarik nafas panjang dan bilang ” sejatinya kesuksesan ada yang namanya proses dan aku hidup untuk proses bukan untuk jadi yang sempurna”.

Begitupun dengan cinta. Katanya cinta itu anugerah yang perlu dilindungi tapi nyatanya cinta malah merusak bahkan menyakiti. Bukti? Sudah banyak bukti, awalnya saja yang indah tapi akhirnya menyakiti juga. Beda dengan cinta sejati, kebanyakan cinta sejati itu awalnya pahit tapi manis diakhir. Kadang menunggu orang yang kita suka itu bahagia tapi lebih banyak sedih kalo orang itu gak peka-peka.

Beda dengan nasib cintaku. Aku menyukai seorang laki-laki, tidak terlalu tampan, habis mandi rambut berantakan kayak orang habis tempur padahal udah disisir sih, soal penampilan ok ok aja rapi iya tapi sayangnya enggak pake parfum sama deodoaran jadi yah gitu deh. So, kalo makan kayak orang normal aja sih sama kayak golongan karnivora, juteknya minta ampun deh, kalo lagi marah sikapnya profesional sih tapi ide-idenya cemerlang. So, perjalanan cinta emang enggak selalu mulus yah-_- seperti nya dia enggak tau kalo ada cinta didalam hati ini tapi sekalipun tau dia bakal pura-pura gak tau. Why?? Aku mikirnya simple aja mungkin dia gay:v

Sudahlah. Senja yang romantis ini akan berakhir dan aku sadar bahwa aku tidak akan menemukan hari yang sama dengan hari ini. Sekarang waktunya untuk belajar mencintai cinta yang belum diajarkan.

“Mencintai diri sendiri”.

Jika cintamu ditolak oleh orang terpilihmu jangan berkecil hati, ambilah jalan keluarnya jika tidak ada buatlah jalanmu sendiri, sempit tak apa yang penting bisa dilalui. Bagilah cintamu, jangan kamu berikan semua cinta kepada orang terpilihmu tapi berikan juga pada dirimu karena dirimulah yang lebih penting.

~“

Ambyar

Pernah gak sih waktu masih anak anak mikirin jadi orang dewasa enak yah, bisa pacaran, jalan kesana kesini rame rame gitu. Apalagi kalo sekolah pasti mikirnya kerja enak nih dapat duit buat halan halan kaya holang kaya🤣

Pas udah dewasa dan udah kerja mikirin dulu mah enak lagi kecil minta ini itu dibeliin, sekarang beli kaos dalam aja boro boro kebeli😅 banyak yang lebih di prioritaskan.

Hidup itu kadang ambyar, ambyar adalah kehidupan. Gimana enggak ambyar kita hidup banyak orang yang tau kan, eeh bentar deh ngerti enggak sih ketika baca blog ini sumpah absurd nya ambyar.

Wokeh, kembali ke pembahasan awal. Kerja alias work. Capek kerja atau kerja terus capek eeh bulshiiiit dah maksudnya lebih baik capek karena kerja tapi dapat duit daripada capek nyari lowongan kerja yeee kaaan..

Sekarang aku kerja. Capek sih bangun pagi mandi terus kerja pas malam tidur lalu bangun pagi mandi lagi kerja lagi, lagi lagi dan lagi. Gaji enggak gede amat sih cuman Alhamdulillah masih bisa bikin seneng si emak, sedikit demi sedikit terpenuhi menurutku aku udah sukses. Iyes sukses bahagia-in emak. Kalau gajian emak selalu dapat duit dan aku yang kerja cuman dapat duit buat beli sabun+krim sama tetebengek nya plus sama uang kuota biyar bisa bikin blog kalo lagi mlongo.

So brader hari ini sangat lelah.

Lelah hati

Lelah pikiran

Lelah jiwa dan raga

Kamu tau gak kemaren aku ulang tahun terus ada yang ngucapin,

aigooo ahjussi ottoke😑

Beei de wei, kita break dulu yah. Nanti sambung lagi. Dan kalo kalian gak suka atau suka sama blog kali ini bisa dikomentarin 😁

Babay..

Jatuh

01 03 2020

5.35 am

Sreek sreek…

Mataku langsung terjaga, ku buka tirai jendela dan mengintip pagi yang masih gelap paman pulang dari masjid. Ku buka hp dan tidur lagi. Entah mengapa hari ini aku enggan tersenyum, seharusnya aku bahagia kebanyakan orang menantikan hari kelahiran untuk merayakan bersama orang yang spesial.

Masih teringat jelas, sweet seventeen yang penuh dengan kebahagiaan dan tawa bahkan orang spesial telah hilang dari hidupku, semua kebahagiaan itu direnggut dariku bahkan saat ini aku tidak merasakan hal itu lagi. Bahkan ucapan yang seharusnya aku dengar itu tidak ada lagi.

Sekarang aku tau dan memahami arti dari semua itu, setiap orang pasti akan bahagia lalu kehilangan bahkan di dunia ini aku tidak percaya pada siapapun Karena ketika kita berada pada terowongan gelap bayangan diri pun akan menghilang.

Kehilangan seseorang yang spesial itu memang menyakitkan bahkan menangis berhari hari, nafsu makan turun dan hanya memandang foto bahkan mengenang kenangan bersamanya. Itulah saat terpuruk yang pernah terjadi pada hidupku. Jatuh dan jatuh. Kehilangan dan kehilangan. Tapi aku selalu berharap ada akhir yang bahagia tanpa ada yang merenggut untuk saat ini silahkan ambil semua kebahagiaan ku tapi nanti aku tak akan membiarkannya lagi.

Hidup tentang jatuh lalu bangkit, hidup tentang setianya bangkit lalu terpuruk lagi, hidup tentang terpuruk dan semakin jatuh. Jatuh adalah teman akrabnya hidup. Jangan berkecil hati, nikamtilah rasa sakit itu karena jatuh tidak akan membiarkan kita jatuh terus menerus.

Menyemangati diri sendiri itu sangat penting. Ketika tidak ada yang mengingat tentang kita tak apa, tunggulah sampai dia mengingat kalau tidak biarkan saja lupakan dia dan hidup dengan berteman jatuh karena jatuh memiliki akhir yang indah.

Hari ini aku sangat bingung, aku harus apa? Sedih atau bahagia. Karena orang itu tidak mengingatku sama sekali padahal aku sangat berharap ingatlah aku walau seperti angin lalu. Jika tidak mulai hari ini aku berencana akan melupakan, melupakan tentangmu. Semuanya. Tapi apakah bisa?

Mari dicoba😁